AkaKuro dan Trio Rakuzan


AkaKuro dan Trio Rakuzan

10850226_762923620468365_5740612937174967500_n

by Umu Humairo Cho, 2015

Akashi Seijuurou X Kuroko Tetsuya

(Akashi!Oreshi yang dibumbui sifatnya Bokushi)

Mibuchi Reo, Hayama Kotaro, Mayuzumi Chihiro

And other character

Are belong to Fujimaki Tadatoshi

Friendship, Romance, Humor!failed

Yaoi, BL, Shonen-ai content.

Alayers detected. OOCness! Facebook mode.

Settingnya sebelum upacara kelulusan anak kelas 3.

Di sini Akashi manggil yang lainnya dengan nama panggilan mereka.

Mayuzumi is Kuroko’s cousin 😄

Don’t like unread ya~

Enjoy, happy reading, and leave a Review^^

.

.

.

An AkaKuro Fanfiction

AkaKuro dan Trio Rakuzan

by Umu Humairo Cho

.

.

.

Akashi Seijuurou merasa belum pernah sepusing ini. Sewaktu menangani anak-anak Kiseki no Sedai yang kadar kerusuhannya tak jauh berbeda dengan timnya sekarang, ia merasa… menangani anggota Rakuzan lebih sulit dari yang ia bayangkan.

 

Diliriknya anggota timnya, walau yang ada sekarang hanya Hayama Kotaro, Mibuchi Reo dan kakak kelasnya Mayuzumi Chihiro (walau statusnya sudah former member dan yang belakangan diketahui ternyata punya hubungan keluarga dengan pacarnya aka sepupunya Tetsuya –oh pantas mereka agak mirip). Nebuya Eikichi sudah pamit lebih dulu, dan Akashi tidak mau membicarakan ke mana perginya sosok anggota timnya yang satu itu. Yang jelas, ketiga orang yang disebutkan barusan merupakan kombinasi yang buruk. Amat sangat buruk.

Mereka berempat berjalan menyusuri jalanan Kyoto sambil mengoceh entah apa. Mulai dari segala ketidakmungkinan perihal Mayuzumi yang sepupuan sama Kuroko Tetsuya sampai hal-hal yang benar-benar tidak penting. Mereka sebenarnya berniat untuk pulang ke rumah masing-masing. Namun di tengah perjalanan, sang banci Rakuzan a.k.a Mibuchi Reo menyetop mereka dan langsung menunjuk ke arah box besar yang diketahui adalah sebuah photo box. Kemudian tanpa peduli, sosok yang diragukan gendernya itu langsung mendorong Akashi dan dua orang lainnya masuk ke dalam, lalu memaksa mereka untuk berfoto sebentar –katanya (tapi mungkin ada maksud terselubung).

 

Kalau saja Akashi tidak sangat lelah, mungkin Akashi sudah akan melempari Reo puluhan gunting yang tersimpan di dalam tasnya. Hanya saja, ia benar-benar kehilangan tenaga untuk marah-marah. Sudahlah. –ini nih pikiran jahatnya Bokushi.

 

“Ayo Sei-chan, sekali-kali kau harus rileks. Setelah itu jangan lupa pamer ke Tet-chan. Biar dia mikirnya kau berteman baik dengan teman-temanmu (karena memang begitu kenyataannya) apalagi sama kakak sepupunya, Mayuzumi-san. Gih, kalian bertiga foto-foto dulu. Aku mau beli minuman yaw~ have fun~” ujar Mibuchi Reo yang langsung melesat kabur menyadari hawa yang dikeluarkan Akashi.

 

Dua orang tersisa, yaitu Hayama Kotaro dan Mayuzumi Chihiro hanya berusaha santai. Mayuzumi yang merupakan kakak kelas mereka dan entah mengapa mulai mengerti kelakuan aneh Mibuchi pun mencoba merangkul Akashi, menenangkan suasana yang mencekam itu. “Nah, Akashi. Bagaimana jika kita turuti saja banci itu? Daripada saat dia kembali kita tak melakukan apapun, besok dia akan menghantui kita seharian bagaimana?”

 

“Betul! Ayo pamerkan keberuntunganmu ini, Akashi! Bisa foto bareng orang ganteng macem kami!” sahut Hayama sambil menepuk-nepuk pundak sang kapten Rakuzan. Ganteng? Dari neraka keliatan ganteng emang, Akashi membatin.

 

Tetapi sekali lagi ia terlalu lelah, Akashi pun hanya menghela napas sabar. “Terserahlah.”

 

Mendengar kalimat itu, dimulailah kealayan ketiganya di dalam photo box tersebut.

 

xxxXXXxxx

 

Kuroko Tetsuya tidak tahu harus bersyukur atau bagaimana mengenai apa yang dilihatnya di layar ponselnya tersebut. Hawanya semakin menipis, membuat anggota Seirin bertanya-tanya ada apakah dengan pemain bayangan tersebut.

 

Terdengar sedikit gumaman, “Akashi-kun… alay…” di susul dengan tangan pemuda berambut sewarna langit musim semi itu meremas ponselnya yang tak bersalah.

 

Ia memang senang karena sosok itu sudah kembali ke dirinya yang dulu –walau ia yakin kadang sifatnya tercampur dengan kepribadiannya yang selalu bersikap mutlak. Tapi demi keabsolutan, kesadisan, kekejaman, ketidakmanusiaan, dan kekuasan Akashi Seijuurou, kenapa mantan kapten Kiseki no Sedai merangkap kekasihnya itu malah jadi ALAY?

 

KENAPAAA?

 

xxxXXXxxx

 

Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4

Demi. Permainan bodoh dari seorang banci memang tidak ada yang benar.

Beberapa menit yang lalu – Suka – Komentari – Bagikan

Mibuchi Reo, Hayama Kotaro, Mayuzumi Chihiro, dan 12 orang lainnya menyukai ini.

 

Mibuchi Reo woles aja, Sei-chan. Cuma nama doang, kok. Ya ga, Kuroko Tetsuyachan?

 

Hayama Kotaro tauk, nih. Aku yakin Tetsu-chan pasti senang karena kau dekat dengan kami terutama kakak sepupunya, Akashi! /tunjukPP

 

Mayuzumi Chihiro masih mending daripada kusuruh nulis kombinasi simbol-angka.

 

Aomine Daiki BAHAHAHAHA DEMI APA AKASHI? ITU ALAY BANGET!

 

Kise Ryouta Ssttt, Daikicchi, nanti kau kena, loh-ssu. Tapi-tapi, benar juga. Akashicchi kenapa jadi alay-ssu? Kasihan Kurokocchi-ssu, punya pacar alay (・。・)

 

Midorima Shintarou Tak ada nama yang lebih normal apa-nodayo, Akashi? Kasihan Kuroko, t-tapi bukan berarti aku peduli.

 

Momoi Satsuki Midorin masih saja tsundere -3- Akashi-kun, kalau Tetsu-kun memutuskanmu, kabar-kabari ya ~(˘▽˘~) (~˘▽˘)~

 

Kise Ryouta Momocchiiiii~ jangan bilang begitussu XO

 

Kuroko Tetsuya Ih, Akashi-kun alay, ih.

 

Kuroko Tetsuya aku tidak senang sama sekali atas kealayan kalian bertiga, Mibuchisan, Hayamasan dan ChihiroNIISAN.

 

Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4 Reo, Kotaro, Chihiro lihat saja. Tunggu sampai latihan besok. Daiki, Ryouta, Shintarou, Satsuki aku akan mengingat ini dan membalasnya, kawan-kawanku. Tetsuya, percayalah jika ini hanya dare dari permainan bodohnya si banci Rakuzan itu, Tetsuya.

 

Hayama Kotaro MAMPOS LATIHAN NERAKA MENANTI KITA LAGI REONEECeijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4 menyukai ini.

 

Hayama Kotaro kita ga alay kok -3- Kuroko Tetsuya

 

Kise Ryouta hiiiii σ(oдolll) Akashicchi masih ga berubah-ssu /senderan ke Daikicchi/ – Aomine Daiki menyukai ini.

 

Mibuchi Reo hiiii, kita harus cari rencana supaya hari itu tidak datang Hayama Kotaro – Hayama Kotaro menyukai ini.

 

Mibuchi Reo whoaa, jangan begitu dong, Tet-chan~

 

Aomine Daiki tsk. Sadarlah, Akashi. Nama akunmu memang alay. Bahkan Tetsu saja mengakuinya.

 

Kuroko Tetsuya Akashi-kun udah alay jahat lagi. Ih, ih.

 

Aomine Daiki ^ngejleb banget asli dikatain alay+jahat sama pacar sendiri😄

 

Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4 #jleb Tetsuya, bisakah tidak menggunakan kata ‘ih’nya? Kautahu aku tidak jahat.

 

Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4 Daiki, Ryouta, lebih baik tutup mulut kalian. – Aomine Daiki dan Kise Ryouta menyukai ini.

 

Kuroko Tetsuya Abis Akashi-kun alay, ih. Terus kok memanggilku Tetsuya? Bokushi? Oreshi? Susah ya punya pacar ada dua.

 

Kuroko Tetsuya Hayamasan, iya deh ga alay. Orang alay mana mau ngaku. Nanti layangan makin famous dong #ganyambung. Mibuchisan, maunya bagaimana, Mibuchi-san?

 

Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4 Tetsuya-_- ‘Hanya’ seorang Akashi Seijuurou, Tetsuya. Dan bukankah sudah kubilang untuk memanggilku Seijuurou?

 

Kuroko Tetsuya Ih, ga mau, ih. Abis Akashi-kun masih alay. Masa Seijuurou-kun ikutan alay.

 

Mibuchi Reo ^Asdfghjkl berasa nonton drama iiiih (≧▽≦)/〃┻━━━┻

 

Mibuchi Reo Kuroko Tetsuya maunya Tet-chan itu jadi anak baik, jadi anak manis saja. Yang nurut sama seme-mu, nak. Kasih panserpis yang banyak dong sini buat neechan. Butuh asupan nih #kokcurhat

 

Mayuzumi Chihiro Tetsuya, tsk. Yang alay itu pacarmu, bukan aku. Kau sudah lihat sendiri kan. Ceijuulou, sekedar mengingatkan aku sudah jadi former member, males juga datang latihan. Limpahkan saja pada Hayama dan Mibuchi.

 

Hayama Kotaro YOU TRAITORRRR MAYUZUMISAN HUWAAAAAA – Mibuchi Reo menyukai ini.

 

Mayuzumi Chihiro bercanda kalik. Misi kita belum selesai – Mibuchi Reo menyukai ini.

 

Hayama Kotaro oh iya bener juga. – Mibuchi Reo menyukai ini.

 

Mibuchi Reo tinggalkan aku sendiri karena aku mau berdelusi ria tentang AkaKuro – Mayuzumi Chihiro dan Hayama Kotaro menyukai ini.

 

Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4 Tetsuya sayang, tolong jangan menciptakan lubang di hatiku, my future waifu.

 

Mayuzumi Chihiro ^komen atas saya percaya diri abis, hanjir. Seyakin itu Tetsuya mau nikah sama dia? Cuih, tak sudi adik sepupuku yang imut begitu punya suami macem dia. – 50 orang menyukai ini.

 

Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4 Mayuzumi, oh. Begitu kah? Baiklah. Tapi kalau boleh kutahu, senpai. Misi apa yang kau dan dua cecunguk itu rencanakan, huh? Apa membuatku memakai nama ini termasuk misi kalian?

 

Mayuzumi Chihiro misi apa ya? Kapten mau tahu saja – Mibuchi Reo dan Hayama Kotaro menyukai ini.

 

Mayuzumi Chihiro jangan cuma ngelike aja, hoi Hayama, MibuchiMibuchi Reo dan Hayama Kotaro menyukai ini.

 

Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4 seorang Akashi selalu mendapatkan apa yang dia mau Mayuzumi.

 

Mibuchi Reo sudah kubilang kan aku sedang berdelusi ria Mayuzumi. Jangan ganggu dulu.

 

Hayama Kotaro < lagi cari asupan ke member Kisedai yang lain Mayuzumi. – Mibuchi Reo menyukai ini.

 

Kuroko Tetsuya tuh Akashi-kun tambah alay ih. Syedih aku jadinya :’)

 

Kuroko Tetsuya Chihirosan, iya sih. Akashi-kun alay. Tapi hati ini ga mau menyangkal kalau aku cinta dia #ukenurutbeginikan? Mibuchisan. Hayamasan, btw diam-diam AkaKuro shipper, yah?

 

Momoi Satsuki Hayamasan btw sudah kukirim ke PM-mu yah. Ke PM-mu juga sudah MibuchisanHayama Kotaro dan Mibuchi Reo menyukai ini.

 

Hayama Kotaro okaaaaaaay Momoi. Kuroko, iya nih. Akyu AkaKuro shipper. Yah ketahuan, yah? Jadi seneng gini kan akunya :’) – Kuroko Tetsuya menyukai ini.

 

Mibuchi Reo siiiiiiiiip Momoi. Kuroko, dari pertama Sei-chan masuk Rakuzan terus ga sengaja liat wallpaper hapenya gambar kalian, sejak saat ituh aku jatuh cinta pada kalian berdua :’) #salahkalimatdehkayaknya – Kuroko Tetsuya menyukai ini.

 

Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4 Tetsuya, hanya sampai besok aku begini. Tolong kata ‘ih’nya beneran dihilangkan dong, Tetsuya :’) btw Tetsuya sayang, love you too, muah:* – 10 orang menyukai ini.

 

Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4 Momoi Satsuki, aku tidak menyangka ternyata selama ini kau itu seorang…

 

Momoi Satsuki eh aduh, ketahuan deh sama Akashi-kun ha ha ha #selow – Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4 menyukai ini.

 

Kise Ryouta Momocchi you traitor-ssu! Σ(=ω=😉

 

Momoi Satsuki loh Ki-chan kan udah ada Dai-chan. Jorok-jorok gitu Dai-chan setia kok, Ki-chan. Tenang saja~ – Aomine Daiki menyukai ini.

 

Aomine Daiki ^niat muji ga sih?

 

Momoi Satsuki engga.

 

Aomine Daiki tsk. – Momoi Satsuki menyukai ini.

 

Mayuzumi Chihiro Ceijuulou cuih, selalu dapat yang diinginkan? Percaya aja deh. Tetsuya, jauh-jauhlah dari Akashi. Dia membawa dampak buruk untukmu – Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4 menyukai ini.

 

Aomine Daiki btw Hayamasan, Mibuchisan, mau kukirim foto mereka yang kupunya juga?

 

Mibuchi Reo MAUUUUUUUUUUUU AomineAomine Daiki menyukai ini.

 

Hayama Kotaro KIRIM SAJAAAA AomineAomine Daiki menyukai ini.

 

Midorima Shintarou sudah kukirim, nanodayo Hayama, MibuchiMibuchi Reo dan Hayama Kotaro menyukai ini.

 

Murasakibara Atsushi sudah juga Hayama, Mibuchi. Sebagai gantinya kirim makanan ke dorm-ku ya. – Mibuchi Reo dan Hayama Kotaro menyukai ini.

 

Aomine Daiki sudah kukirim Hayama, MibuchiMibuchi Reo dan Hayama Kotaro menyukai ini.

 

Kuroko Tetsuya aku tidak menyangka ternyata selama ini kalian semua… #merinding20 orang menyukai ini.

 

Kuroko Tetsuya sampai besok yah? Ya sudah, kalau begitu aku akan block fb Akashi-kun sampai besok, yah #brbngeblock

 

Kuroko Tetsuya Chihirosan, ga mau. Ga bisa jauh dari Akashi-kun. Sudah cukup setahun ini. Udah capek #semacemcurhat #sayaukeyangcapekberontak – Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4, Mibuchi Reo dan 20 orang lainnya menyukai ini.

 

Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4 Chihirosan, tsk. Terserahmu saja. Kau sendiri sudah baca komenannya Tetsuya, kan.

 

Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4 kirim semua yang kalian punya padaku. Ini. Perintah. Kutunggu. Sekarang. Juga. Shintarou, Atsushi, Satsuki, Daiki, Kotaro, Reo.

 

Mibuchi Reo ROGER SIR! – Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4 menyukai ini.

 

Hayama Kotaro ROGER SIR! – Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4 menyukai ini.

 

Midorima Shintarou ROGER SIR! – Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4 menyukai ini.

 

Murasakibara Atsushi ROGER SIR! – Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4 menyukai ini.

 

Aomine Daiki ROGER SIR! – Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4 menyukai ini.

 

Momoi Satsuki ROGER SIR! – Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4 menyukai ini.

 

Momoi Satsuki btw Kuroko Tetsu-kun, ya ga perlu diblock juga kan fb Akashi-kun-nya?

 

Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4 bagus kalian semua. Dan sekarang pergi dari status ini. Jangan komen lagi. Kalau sampai aku melihat nama kalian mengomentari status ini lagi, lihat saja apa yang bisa kulakukan – 6 orang menyukai ini.

 

Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4 Tetsuya, EEEEEEH? YA MBOK JANGAN DIBLOCK JUGA ATUH YANG #panik

 

Kuroko Tetsuya Akashi-kun kenapa malah minta fotonya? – 6 orang menyukai ini.

 

Kuroko Tetsuya memangnya kenapa, Seijuurou-kun? Tidak apa-apa, dong aku block. – 6 orang menyukai ini.

 

Kuroko Tetsuya Momoisan, biar berandaku bebas orang alay, Momoi-san. – Momoi Satsuki menyukai ini.

 

Kagami Taiga ^komen atas saya diskriminasi abis terhadap pacar sendiri hanjir. – 20 orang menyukai ini.

 

Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4 Tetsuya buat koleksi dong, sayang. – 6 orang menyukai ini.

 

Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4 YA MASA FB PACAR SENDIRI DIBLOCK? JAHAT AMAT =))) – 6 orang menyukai ini.

 

Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4 lebih baik kau diam saja, KagamiKagami Taiga menyukai ini.

 

Kuroko Tetsuya jangan dikoleksi. Buat apa? – 6 orang menyukai ini.

 

Kuroko Tetsuya abis Akashi-kun alay. – 6 orang menyukai ini.

 

Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4 buat koleksi pokoknya. Untuk kenang-kenangan di masa tua kita nanti tentang masa muda kita, darling. – 6 orang menyukai ini.

 

Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4 kan cuma nama doang yang alay. Orangnya mah engga. – 6 orang menyukai ini.

 

Kuroko Tetsuya Akashi-kun kayak kakek-kakek aja udah ngomongin masa tua. – 6 orang menyukai ini.

 

Kuroko Tetsuya tetap saja bikin sakit mata, Akashi-kun. Udah ah, pokoknya jangan hubungi aku yah kalau belum normal. Byebye~ #brbblockbeneran 6 orang menyukai ini.

 

Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4 kalau semua yang berurusan sama Tetsuya mah emang begini.6 orang menyukai ini.

 

Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4 EEEHHHHHHH JANGAAAAAAAAAAAN. TETSUYA MAH JAHAAAAAT =((( – 6 orang menyukai ini.

 

Ceijuulou Cint4 Tetcuya Celamany4 TETSUYAAAAAAAAAAAA~ – 6 orang menyukai ini.

 

Mayuzumi Chihiro EMANG ENAK. HA HA HA. – 20 orang menyukai ini.

 

Lihat komentar selanjutnya—

 

xxxXXXxxx

 

Akashi menatap nanar layar ponselnya. Sungguhan kah Tetsuya-nya akan memblock akun facebooknya? Dan lagi, kurang ajar sekali kakak sepupunya Tetsuya itu, seenaknya menertawakan Akashi. Namun Akashi merasa ia harus ekstra sabar. Sabar saja dan cari tahu apa yang Mayuzumi, Mibuchi dan Hayama rencanakan.

 

Detik selanjutnya, Akashi mencoba untuk menghubungi nomor Kuroko, namun ternyata komenan pacarnya itu berujung nyata –karena namanya belum berubah normal dan masih alay- jadilah Kuroko malah me-reject panggilan darinya.

 

Akashi Seijuurou langsung facepalm.

 

Mibuchi itu… lebih baik siapkan nyawa sebanyak-banyaknya saja.

 

xxxXXXxxx

 

Kuroko Tetsuya tanpa sadar memasang wajah sedih –namun untungnya tak dilihat siapapun yang masih ada di gym SMA Seirin. Tidak tega juga menolak panggilan dari kekasihnya. Namun mau bagaimana lagi? Seorang Kuroko Tetsuya pantang menarik kembali kata-katanya (komentarnya).

 

Sejurus kemudian, pemain bayangan itu berucap pamit untuk pulang tanpa melihat para senpai dan teman-temannya yang memasang tampang bertanya. Kagami hanya mengangkat bahu ketika para kakak kelas bertanya padanya.

 

Kuroko Tetsuya menghilang di balik pintu gym diikuti oleh Nigou yang berlari di belakangnya. Berjalan terus ke depan tanpa mengindahkan keadaan sekitar. Namun sejujurnya dalam hati ia berpikir –kenapa sih permainan yang dimainkan pacarnya harus seperti itu? Ada-ada saja. Tapi tak apa-apa lah, sekali-kali menjahili Akashi Seijuurou kan tidak dosa.

 

Lalu di dalam perjalanannya menuju rumah, pemain bayangan Seirin-koko itu tersenyum entah karena apa.

 

xxxXXXxxx

 

Akashi Seijuurou semakin uring-uringan tidak bisa diam dan melampiaskan kekesalannya pada para anggota basket SMA Rakuzan akibat Tetsuya-nya yang benar-benar tak bisa dihubungi dengan melipatgandakan porsi latihan mereka. Padahal beberapa waktu lalu, nama facebooknya sudah normal lagi. Namun kenapa pacar imutnya itu masih tetap tak mau mengangkat panggilan darinya? Sibukkah? Apa yang lebih penting dari dirinya?

 

Akashi misuh-misuh dalam hati dan kelakukannya sedari tadi diperhatikan oleh Mibuchi, Hayama dan Mayuzumi (yang datang untuk duduk-duduk doang). Mereka bertiga bertukar pandang sambil membicarakan sesuatu dengan bahasa mereka dan berusaha mencari alasan supaya Akashi sibuk melakukan sesuatu. Lagipula mereka juga butuh ponsel Akashi. Ada sesuatu yang harus mereka lakukan.

 

Ah, sebenarnya sih hitung-hitung bersyukur (dengan niat terselubung) –kemarin-kemarin latihan mereka tak seperti neraka. Namun hari ini mereka merasakan lagi. Tak apa, mungkin setelah ini Akashi yang akan berterima kasih pada mereka bertiga.

 

Dan Dewa sepertinya berada di pihak mereka. Pelatih memanggil Akashi dan mengajaknya membicarakan sesuatu di ruangannya. Mungkin tentang Inter-High.

 

Ketika Akashi menghilang di balik pintu gym, Mayuzumi, Mibuchi dan Hayama yang author juluki Trio Rakuzan itu langsung melesat mencari ponsel milik sang kapten. Anggota lain yang sedang berlatih hanya diam tak mau ikut-ikutan. Mereka tidak mau kena imbas kemarahan kapten mereka soalnya.

 

“Leo-nee, Mayuzumi-san bagaimana? Ketemu tidak?” –Hayama.

 

“Jangan bawel, cari saja yang benar.” –Mibuchi.

 

“…aku akan pergi ke ruang loker.” –Mayuzumi.

 

Lalu beberapa detik tanpa diketahui siapapun, Mayuzumi kembali dengan menggenggam ponsel flip berwarna merah dan melambai-lambaikannya pada Hayama dan Mibuchi yang masih setia mencari.

 

“Hei, sudah dapat nih,” Mayuzumi mengakhiri pencarian dua orang itu. Mereka berdua mendekat ke arah sang former member dan menyuruhnya untuk melakukan hal selanjutnya.

 

Mayuzumi memencet sederet nomor yang –belakangan sudah dihafalnya (dan ia memutar bola mata saat membaca ID yang tertera di layar ponsel itu). Kemudian menunggu sampai si pemilik menerima. Namun karena tak ada jawaban sama sekali, Mayuzumi pun mengetik sederet pesan singkat dan mengirimkannya.

 

To : My Future Waifu

Tetsuya, angkatlah panggilanku. Ini penting. Sungguh…

 

Lalu Mayuzumi mencoba untuk menelpon dan VOILAkali ini diangkat sama Kuroko-nya mamen.

 

Dan—[“Moshi-moshi, Akashi-kun? Ada apa?”]

 

xxxXXXxxx

 

Moshi-moshi, Akashi-kun? Ada apa?” Kuroko to the point. Padahal dalam hati ia menyesal menyudahi acara menjahili pacarnya karena memilih mengangkat panggilan itu.

 

Ia langsung mengernyit ketika yang didengar adalah suara batuk. Sejurus ia bertanya pada dirinya sendiri, ada apa dengan pacarnya?

 

“Akashi-kun, kenapa? Sakit? Sudah minum obat?” ia bertanya khawatir. Namun wajahnya masih datar sedatar jalanan tol. Anggota klub basket Seirin hanya memperhatikan dalam diam.

 

Namun bukan jawaban yang ia terima, melainkan suara batuk yang terus menerus. Ia bahkan bisa mendengar Akashi berusaha bicara tapi tak selesai. Digantikan oleh suara Mibuchi yang membuatnya panik.

 

[“Tet-chaaan! Sei-chan sakit. Aduh, bagaimana ini? Ah-aduh, Sei-chan. Istirahatlah…” diiringi suara batuk suara Mibuchi menggema. “Tet-chan bisa ke sini?”]

 

“Eh?”

 

[“Iya… ke sini. Tolong rawat Sei—huwaaa Sei-chan pingsaaaaaan!”]

 

–Dan panggilan terputus begitu saja dengan sebelumnya Kuroko dapat mendengar suara ‘BRUK!’ di balik percakapan itu. Meninggalkan Kuroko yang langsung berlari keluar tak menghiraukan seruan kapten dan pelatihnya.

 

xxxXXXxxx

 

Sedangkan di gymnasium SMA Rakuzan…

 

“Tet-chaaan! Sei-chan sakit. Aduh, bagaimana ini? Ah-aduh, Sei-chan. Istirahatlah…” diiringi suara batuk suara Mibuchi menggema. “Tet-chan bisa ke sini?”

 

[“Eh?”]

 

“Leo-nee, cepat, Akashi akan segera sampai ini,” Hayama berbisik pada Mibuchi yang masih berbicara. Mayuzumi hanya melihat.

 

Kemudian keduanya hanya mengangguk-angguk mendengar bagaimana Mibuchi mengakhiri percakapan itu yang sebelumnya menyuruh Hayama untuk berpura-pura jatuh mengikuti instruksinya. “Iya… ke sini. Tolong rawat Sei—huwaaa Sei-chan pingsaaaaaan!”

 

Tepat ketika Akashi hampir menginjakkan kakinya –panggilan sudah terputus dan Mayuzumi tanpa diketahui siapapun (lagi) menyelinap keluar untuk menaruh ponsel Akashi ke tempat aslinya.

 

Ah… ini hanya awal mulanya, Akashi…

 

Mayuzumi dengan sedikit tak rela tersenyum, Hayama dan Mibuchi sudah hampir jejingkrakan –namun dalam hati mereka berdoa, semoga misi mereka yang ini membuahkan hasil – Hari-hari tanpa latihan neraka untuk waktu yang lama (dan hasrat pribadi mereka).

 

xxxXXXxxx

 

Akashi Seijuurou baru saja selesai memasak makan malamnya di Sabtu Malam dalam lingkup bulan Februari. Ia meletakkan hasil masakannya dan siap menyantap ketika suara bel apartemennya ditekan dengan tak berperasaan. Akashi bertanya-tanya siapakah yang datang malam-malam begini?

 

Anak tunggal keluarga Akashi itu berjalan ke arah pintu untuk membukakannya dan melihat siapa yang datang.

 

“Ya, siapa—eh? Tetsuya?” sesaat memutar kenop pintu dan tampaklah sosok sang tamu, Akashi Seijuurou mengerjap ketika yang dilihatnya ternyata adalah pacar yang sangat ia rindukan.

 

Raut wajah sosok itu sangat terlihat khawatir ketika melihat dirinya. Tanpa bisa mengatasi keheranannya, Akashi makin terkejut saat Kuroko langsung menangkup wajah Akashi sehingga menghapus banyak pertanyaan yang ingin ia tanyakan pada kekasihnya itu.

 

“Seijuurou-kun bagaimana keadaanmu?” sang kapten Rakuzan mengerjap bingung akan pertanyaan pemuda teal di depannya. Kuroko mendorong tubuhnya untuk masuk ke dalam dan secara bersamaan dengan tertutupnya pintu apartemennya.

 

Kuroko mendudukkan Akashi di sofa ruang tamu dan terus melayangkan pertanyaan yang sama sambil memegang-megang wajah –seolah mengecek- Akashi. Alisnya bertaut ketika dirasa bahwa suhu pemuda scarlet itu normal-normal saja.

 

“Seijuurou-kun… tidak sakit?”

 

“Ha?” Akashi langsung membeo. Makin heran akan kenyataan yang ada. “Apa maksudmu, Tetsuya? Tentu saja aku tidak sakit.”

 

Alis Kuroko mengernyit kemudian menarik diri. “Begitu, yah. Berarti aku dibohongi, dong. Kalau begitu aku pulang saja,” Kuroko sudah hampir berlalu namun tarikan pada tubuhnya membuat ia terhenti di tempatnya.

 

“Kau harus memberitahuku apa yang terjadi, Tetsuya…” Akashi memeluk Kuroko dari belakang –karena tadi Kuroko sudah berbalik berniat pulang. Lalu pemuda scarlet itu menelusupkan wajahnya pada perpotongan leher kekasihnya. Berusaha menghirup semua aroma yang dimiliki kekasihnya. “…lagipula kau sudah terlanjur di sini. Sudah malam, menginaplah. Besok akhir pekan, loh.”

 

Kuroko diam dalam dekapan tangan yang seketika membuatnya merasa hangat dari dinginnya udara malam Kyoto. Tanpa sadar tangannya terangkat dan melabuh di atas tangan Akashi yang memeluk pinggangnya dari belakang. Pemuda teal itu bersandar sepenuhnya pada sang kekasih.

 

“Hm… jadi Tetsuya setuju untuk menginap, kan?” Akashi menciumi rambut sewarna langit musim semi kesukaannya. Kuroko hanya mengangguk dalam diam menikmati kehangatan kekasihnya.

 

Pemuda scarlet itu kemudian memutar tubuh Kuroko agar menatapnya. Ia tersenyum –atau yang dilihat pemuda teal itu malah menyeringai. “Anak nakal yang sudah mencuekiku harus dihukum~” pemuda itu berucap dengan santai –lalu mendekatkan wajahnya pada wajah Kuroko untuk memberikannya satu-dua buah ciuman –yang tak singkat.

 

xxxXXXxxx

 

“Omong-omong, Tetsuya sudah makan?” setelah acara sakral-bertajuk-hukuman itu selesai, Akashi membawa pacarnya ke ruang makan dan mendudukkannya di salah satu kursi tanpa mendengar jawaban Kuroko terlebih dahulu.

 

Namun syukurlah, perlakuannya benar karena setelah itu Kuroko menjawab, “Belum, Seijuurou-kun. Tadi setelah menerima telpon, aku langsung berlari ke stasiun –lalu ke sini.”

 

Dan Akashi bertopang dagu, sambil berusaha mengorek informasi apa yang terjadi. Diselingi tangannya yang menyuap makanan ke mulutnya. Ia memperhatikan setiap emosi yang pacarnya tunjukkan.

 

Ah… ternyata Kuroko Tetsuya-nya bisa semanis ini, toh…

 

“Hooo, begitu ya. Jadi Reo?” sesaat setelah Kuroko menceritakannya panjang lebar, Akashi hanya berucap demikian. Namun di dalam otaknya, ia sedang menyiapkan latihan apa yang cocok untuk si banci Rakuzan itu.

 

Dan lagi… ia harus tahu dari mana Mibuchi mendapatkan ponselnya? Tsk, sekalipun Akashi ingin berterima kasih, namun tetap. Hukuman tetaplah hukuman.

 

Detik selanjutnya, sesudah mereka makan –Akashi membawa pacar kesayangannya ke ruang tamu untuk mengobrol lagi. Sekaligus bermodus ria menumpahkan semua rasa rindu pada pemuda biru langit tercintanya ini.

 

xxxXXXxxx

 

“Seijuurou-kun apa tidak apa-apa aku ikut masuk ke dalam? Aku kan bukan murid Rakuzan,” Kuroko masih menahan langkah mereka untuk masuk ke dalam gymnasium SMA Rakuzan. Akashi sedang berusaha untuk membawa pacarnya itu. Tapi susah sekali.

 

“Tidak apa-apa, Tetsuya. Tidak akan ada yang protes. Ayo cepat jalan.”

 

“Tapi Seijuurou-kun…”

 

“Masuk, Tetsuya. Atau kau kucium di sini. Sekarang juga.”

 

“B-baiklah.”

 

Pasangan merah-biru langit itu menginjakkan kaki di gymnasium Rakuzan yang langsung disambut pandangan setengah bertanya-tanya, yang lainnya hanya manggut-manggut dan menyisakan Hayama dan Mibuchi yang sudah tersenyum lima jari.

 

Mayuzumi yang sedang duduk di bench sambil membaca buku memandang ke arah pintu masuk menghela napas –namun kemudian mengangguk.

 

Pemuda scarlet itu membawa Kuroko ke arah bench yang Mayuzumi duduki.

 

Doumo, Chihiro-san.”

 

“Hm, doumo, Tetsuya.”

 

Senpai, kalau kau tak ada kegiatan mending pergi sana. Kau sudah tidak ikut latihan kan? Dan jangan dekat-dekat kekasihku,” ujar Akashi kemudian mengambil alih atensi si abu-abu juga figur biru muda di dekatnya.

 

Kuroko hanya menghela napas lalu duduk dengan wajah datar mendapati sikap posesif kekasihnya. Sudah biasalah. Harus dibiasakan juga. Dari dulu. Seperti ini. Sudah kebal. Dan berujung pada persaingan kemarin. Tak nyambung.

 

Mayuzumi berdecak pada adik kelasnya itu. “Iya, shorty. Tsk. Kau ini posesif sekali, sih,” tapi mungkin sesempurnanya Akashi, ia tak menyadari ada sedikit seringai di bibir Mayuzumi.

 

“Suka-suka saya, senpai.”

 

“Oke.”

 

Mayuzumi cukup lelah kalau harus meladeni Akashi. Hayama dan Mibuchi di belakang mereka sudah melambai-lambaikan tangan saking bahagianya melihat pertunjukkan AkaKuro live action. Mayuzumi pun bertanya-tanya dalam hati, kenapa juga mereka bisa jadi seperti itu? Hah, sudahlah, memikirkan hal yang tidak perlu itu menguras emosi, pikirnya.

 

“Tetsuya, kau tetap disitu dan –menjauhlah sedikit dari kakak sepupumu ini.”

 

Kuroko hanya mengangguk. Tidak ingin berdebat lebih panjang dengan Akashi yang sudah begini.

 

xxxXXXxxx

 

Detik jam terus berlalu tanpa henti. Seharusnya Akashi masih fokus berlatih kala itu. Seharusnya. Seharusnya begitu. Namun ketika ia mencuri pandang ke arah di mana kekasihnya duduk –bersama  seniornya, fokusnya langsung pecah ketika jarak duduk mereka hampir tak ada.

 

Muncul kedutan di pelipisnya saat sang senior seolah membagi buku bacaan yang ia pegang pada Kuroko. Dan mereka terlihat akrab sekali mengobrol. Entah membicarakan apa. Mungkin sesuatu tentang novel yang sedang dibaca Mayuzumi, atau rekomendasi buku apa yang bagus dan Akashi tak begitu peduli.

 

Darahnya mendidih sampai ke ubun-ubun. Masa bodoh Mayuzumi itu kakak sepupunya Kuroko atau bukan. Tak peduli juga jikalau si abu-abu adalah kakak kelasnya. Akashi yang saat itu ada di sebuah mini game hampir menghampiri mereka ketika kemudian suara Hayama menggema menyadarkannya.

 

“Akashi pass–oh! Awas!” Akashi menengok cepat dan—

 

BUK!—wajahnya berciuman dengan bulatnya bola basket.

 

Detik itu juga, Akashi Seijuurou jatuh terduduk dengan darah mengalir dari hidungnya. Disertai teriakan dari sang pacar yang datang menghampirinya.

 

Tanpa diketahui siapapun, Mayuzumi, Hayama dan Mibuchi tersenyum. Tersenyum setan ala fujodanshi kelaparan.

 

Oh… semoga Akashi tak menyadari perlakuan kalian wahai Trio Rakuzan.

 

xxxXXXxxx

 

Kuroko Tetsuya dengan begitu telaten mengompres hidung Akashi yang memerah dengan handuk hangat. Dirinya berlutut di depan kekasihnya yang duduk di sofa apartemen pemuda scarlet tersebut.

 

Kuroko lamat-lamat menekan bagian hidung kekasih untuk meredakan mimisan yang masih saja mengalir. Pemuda teal itu jadi bertanya mengapa Akashi Seijuurou sampai tidak fokus begitu? Diliriknya sang kekasih yang hanya diam tanpa mengucapkan sepatah kata pun.

 

Wajahnya luar biasa bête –mungkin kalau diperhatikan lebih ada kedutan di pelipisnya, dan matanya pun seakan berusaha menghindari tatapan Kuroko. Alis pemuda teal itu bertaut, ini pacarnya kenapa lagi, atuh?

 

“Seijuurou-kun tidak apa-apa, kan? Masih sakit?” Kuroko bertanya –memancing pemuda scarlet itu untuk melihat ke arahnya. Namun dirinya yang imut itu hanya dilirik. Figur mungil berkepala biru langit itu makin mengernyit. Akashi Seijuurou kenapa lagi, siiih?

 

“Seijuurou-kun marah padaku? Kali ini salahku apa?”

 

Anak tunggal keluarga Akashi itu masih enggan menjawab. Namun ia membiarkan saja Kuroko mengurus hidungnya yang masih merah (untung mimisannya sudah berhenti sejak percakapan mereka dimulai). Akashi bisa mendengar Kuroko menghela napas, sekali lagi pemuda bersurai scarlet itu melirik ke arah pacarnya –yang sedang asik mengurusnya.

 

“Kalau aku punya salah katakan saja. Oh! Ah, entahlah. Kalau aku menebak nanti salah,” pemuda teal itu bermonolog sendirian. Jarang sekali Akashi melihatnya begini. Diam-diam ia menikmati. Ah, rasa cemburu memang sebegini menyiksa ya? Padahal orang itu kakak sepupu kekasihnya.

 

“Seijuurou-“

 

“-aku sudah bilang padamu untuk tidak dekat-dekat Chihiro, kan?” Akashi memotong ketika Tetsuyanya sudah akan membuka suara lagi. Ia menangkup kedua pipi Kuroko dan mendongakkan wajah manis itu agar menatapnya. “Kau tahu aku tak suka dibantah, bukan?”

 

Alis pemuda yang lebih mungil dari Akashi itu mengernyit. Seberapa pun ia terbiasa dengan sikap kekasihnya yang ini, tetap saja aneh jika objek cemburunya adalah kakak sepupunya sendiri.

 

Namun kemudian Kuroko tersenyum, menaruh handuk yang tadi ia pakai untuk mengurus mimisan Akashi lalu menaruh tangannya pada tangan pemuda scarlet yang menangkup wajahnya. Mengelus permukaan tangan yang selalu mengirimkan gelenyar hangat setiap kali mereka bersentuhan.

 

Kuroko tertawa kecil. Entah harus bersikap bagaimana.

 

“Seijuurou-kun ini lucu sekali, ne?” Akashi tak menjawab, namun alisnya yang mengernyit membalas Kuroko. “Mungkin aku memang harus mengajarkanmu bagaimana seharusnya bersabar dan—menahan diri.”

 

Kuroko kemudian mengecup ujung hidung pemuda di depannya. Membuat Akashi Seijuurou mengerjap sebelum membawa pemuda itu ke pangkuannya. Memeluknya erat penuh keposesifan. Menyembunyikan wajahnya pada perpotongan leher sang kekasih yang seketika memberikannya wewangian vanilla memabukkan yang selalu dan terus bisa melenakannya.

 

“Memangnya salah aku cemburu padanya? Justru karena dia sepupumu, Tetsuya,” suara Akashi terdengar dari balik lehernya yang seketika terasa menggelitik.

 

Kuroko menyampirkan kedua tangannya pada leher kekasihnya. “Tidak lucu, Seijuurou-kun. Mungkin seharusnya kau berterima kasih padanya. Karena dia –dan Hayama-san juga Mibuchi-san, aku bisa ada di sini. Tadi saat kau berlatih, dia menceritakan bahwa yang menelponku dan meniru suara batukmu adalah dia. Dan voila—aku di sini.”

 

Tsk. Aku akan berterima kasih pada mereka nanti. Sebelum itu, aku benar-benar…”

 

“Sudahlah, Seijuurou-kun. Tidak baik mencemburuinya terus. Aku ini… milikmu, kan?” aquamarine menatap sepasang manik merah kekasihnya. Mereka saling menatap menyampaikan perasaan masing-masing. Kuroko tidak pernah tahu bagaimana ia bisa bersikap begini. Yang ia tahu bahwa ia selalu dan terus mencintai pemuda itu. Sebanyak apapun rasa sakit dan kesalahpahaman yang timbul di antara mereka.

 

“Karena kau milikku… aku tidak sudi ada yang sangat dekat denganmu kecuali aku…”

 

“…”

 

“Apalagi si Kagami dan Ogiwara itu. Dan sekarang kakak sepupumu. Lagipula, ke mana saja si Chihiro selama ini? Setelah tahu kau sepupunya, baru dia sok dekat-dekat dengan-“

 

Cup!

 

“-berisik, Seijuurou-kun,” Kuroko mengecup bibir Akashi memotong segala kalimat yang akan diucapkan pemuda itu. Kemudian pemuda teal tersebut menyatukan dahi mereka dan tersenyum pada pemuda scarlet di depannya. Senyum yang hanya diberikan pada seorang Akashi Seijuurou. “I. Only. Love. You. Seijuurou. I always do.”

 

Akashi tersenyum membalas, kemudian menyatukan bibir mereka dalam pagutan penuh cinta dan kasih sayang setelah membalas kalimat pemuda kesayangannya. “So do I. Tetsuya. I always do.

 

Pada akhirnya mungkin Akashi Seijuurou akan berpikir –bahwa apa yang dilakukan tiga anggotanya itu ada manfaatnya.

 

Pertama, jarang sekali Kuroko Tetsuya mau menunjukkan perasaan dan emosinya.

 

Kedua, jarang sekali Kuroko Tetsuya mau menciumnya duluan.

 

Ketiga, jarang sekali Kuroko Tetsuya bilang cinta duluan.

 

Keempat dan seterusnya, jarang sekali Akashi Seijuurou bisa mencium Kuroko Tetsuyanya selama ini. Banzaaaai keajaiban dunia. Akashi yang selalu merasa Kuroko punya saja alasan untuk mendorongnya –menyudahi ciuman mereka kemudian mulai berucap yang tidak-tidak, kini pasrah saja dan membiarkan dirinya terus dicium olehnya.

 

Ah, kapan lagi. Kapan lagi ia dapat yang begini? Maka dengan memanfaatkan keadaan, Akashi Seijuurou pun mengambil keuntungan.

 

Dan tanpa mereka ketahui –bahwa semua kegiatan mereka terekam kamera CCTV yang sengaja dipasang pihak apartemen tanpa sepengetahuan Akashi hasil suruhan Hayama dan Mibuchi.

 

xxxXXXxxx

 

Owari

 

xxxXXXxxx

 

Author’s Note :

Asdfghjkl apa ini gaje sangaaaaaaaaaaat. Hahaha, maaf saya lagi iseng kepengen bikin aja. Abis pas ngeliat foto Akashi macem selfi di photo box bareng Hayama sama Mayuzumi, muncul ide ini. Maafkan saya kalau humornya gagal dan juga betapa ga jelasnya fanfiksi ini /bungkukbungkuk

 

Btw, minta kritik-saran via review boleh?

 

Signed,

Yumi

 

(silahkan nikmati omakenya (^o^)/\)

 

xxxXXXxxx

 

Omake

 

xxxXXXxxx

 

Mibuchi Reo

Asupaaaan. Asupaaaan. Terima kasih wahai teman-teman seperjuangan Hayama Kotaro, Mayuzumi Chihiro. Kalian memang LUAAAAAAAAAR BIASAAAAAAAAAA ξ\(ˇ▽ˇ)/ξ

Beberapa menit yang lalu – Suka – Komentar – Bagikan

Hayama Kotaro, Mayuzumi Chihiro, Momoi Satsuki dan 30 orang lainnya menyukai ini.

 

Hayama Kotaro sama-sama Reo-nee. Btw jangan lupa bagi kopiannya, yah! – Mibuchi Reo dan 10 orang lainnya menyukai ini.

 

Mayuzumi Chihiro ……………okay /tetep merasa ga rela/ Adik sepupuku………… – 5 orang menyukai ini.

 

Momoi Satsuki MAAAAUUUUUUUUU ヽ(≧▽≦)ノ  PLEASE MIBUCHI-SAN KIRIMIN VIA PM PEHLIS. VIA EMAIL? LINE? BBM? WHATSAPP? WECHAT? WEIBO? SKYPE? VIA APA AJA DEH YANG PENTING BAGIIIIII AAAA SAYA PANGERLINGAN #salahketikMibuchi Reo dan 10 orang lainnya menyukai ini.

 

Mibuchi Reo Kotaro okay udah kukirim ke emailmu. Mayuzumisan oh ayo dong. Kau sendiri yang setuju bantu. Sampai bisa niru suara batuk Sei-chan gitu. Momoi okaaaaay fujo-girl there. PM-in email yah~ – Momoi Satsuki dan 10 orang lainnya menyukai ini.

 

Murasakibara Atsushi mau dong Mibu-chin. – Mibuchi Reo dan 10 orang lainnya menyukai ini.

 

Aomine Daiki here I also want that video. – Mibuchi Reo dan 10 orang lainnya menyukai ini.

 

Midorima Shintarou cek PM-mu, nodayo, Mibuchi. – Mibuchi Reo dan 10 orang lainnya menyukai ini.

 

Kise Ryouta whoaaa, Daikicchi bisa bahasa Inggris-ssu? Btw nanti aku liat bareng Daikicchi aja ya-ssu? Momoicchi yang bener itu Fangirlingan dong, MomocchiAomine Daiki menyukai ini.

 

Aomine Daiki emang bener ya bahasa Inggrisnya? Sip, Ryouta. – Kise Ryouta menyukai ini.

 

Momoi Satsuki udah Mibuchisan~ ditunggu yaaaa. Ki-chan Ryouta cie beneran mau nonton? Nanti brokoro, loh. – Mibuchi Reo menyukai ini.

 

Momoi Satsuki Kise Ryouta eh iya btw itu udah ga bisa nulis saking senengnya #sayafujoshikelaparan Kise Ryouta, Hayama Kotaro dan 10 orang lainnya menyukai ini.

 

Kise Ryouta seperti kata Momocchi, kan udah ada Daikicchi, hehe ヽ(≧▽≦)ノ– Aomine Daiki dan Momoi Satsuki menyukai ini.

 

Kise Ryouta siapa yang mengajarimu jadi begini, Momocchi? Ke mana Momocchi yang kukenal cantik? (‾^‾?)

 

Momoi Satsuki LOH? Sekarang berarti ga cantik lagi?

 

Kise Ryouta eh salah ketik. Ah sudahlah. (•`▽΄•)-σ

 

Mibuchi Reo wahai teman-teman semua yang mencintai our Sei-chan dan Tet-chan silahkan cek email kalian, yah! Kotaro, Momoi, Murasakibara, Aomine, Midorima. Momoi Satsuki, Hayama Kotaro dan 10 orang lainnya menyukai ini.

 

Mibuchi Reo #WARNINGKERAS

SATU, persiapkanlah camilan (untuk dimakan)

DUA, persiapkanlah minuman (untuk diminum)

TIGA, persiapkanlah tisu (bisa dipakai kalau tiba-tiba mimisan)

EMPAT, persiapkanlah bantal (untuk digigit kalau gregetan)

LIMA, persiapkanlah—MENTAL KALIAN KAWANS~ KALI AJA MEREKA BUKAN HANYA LOVEY-DOVEY-AN!!! AAAA HANJIR SAYA GA BISA SANTAI INI ASDFGHJKL SEI-CHAN AMPUNI KAMI YAH. – Hayama Kotaro, Momoi Satsuki, Aomine Daiki dan 30 orang lainnya menyukai ini.

 

Hayama Kotaro udah kuterima videonya, Reo-nee. – Mibuchi Reo menyukai ini.

 

Midorima Shintarou sudah kuterima videonya, nodayo. – Mibuchi Reo menyukai ini.

 

Murasakibara Atsushi aku juga sudah menerimanya~ – Mibuchi Reo menyukai ini.

 

Aomine Daiki aku juga. – Mibuchi Reo menyukai ini.

 

Momoi Satsuki (^o^)/ /hanya bisa angkat tangan saking bahagianya/ – Mibuchi Reo menyukai ini.

 

Akashi Seijuurou Aku belum, Reo – Mibuchi Reo menyukai ini.

 

Mibuchi Reo okaaaay Kotaro. – Hayama Kotaro menyukai ini.

 

Mibuchi Reo siap Midorima. – Midorima Shintarou menyukai ini.

 

Mibuchi Reo siiip siiip Murasakibara. – Murasakibara Atsushi menyukai ini.

 

Mibuchi Reo oceeee Aomine. – Aomine Daiki menyukai ini.

 

Mibuchi Reo selamat menonton fujo-girl~ Momoi. – Momoi Satsuki menyukai ini.

 

Mibuchi Reo okeeee, akan kukirim ulang Sei-ch—EH SEI-CHAN?

 

Akashi Seijuurou kubilang, aku belum menerima videonya, Reo.

 

Mibuchi Reo MAMPOS SAYA HUWAAAA SEI-CHAN AMPUNI KAMIIIIIII /sembah sujud memohon ampun Yang Mulia Kaisar Akashi Seijuurou/ – 100 orang menyukai ini.

 

Akashi Seijuurou Reo, Kotaro, Atsushi, Daiki, Shintarou dan Satsuki juga Ryouta, tunggu aku di rumah kalian masing-masing. Dan untuk Chihiro, tunggu bingkisan kelulusan dariku, ya. Aku jamin kau akan suka. – Mibuchi Reo, Hayama Kotaro dan 10 orang lainnya menyukai ini.

 

Kuroko Tetsuya selamat jalan teman-teman~ semoga tenang di sana yah /melambai/ /tebar bunga/ /bubar/ – Mibuchi Reo, Hayama Kotaro dan 20 orang lainnya menyukai ini.

 

xxxXXXxxx

 

See you again!

 

xxxXXXxxx

My Lirow's Mind~

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s