The Love Left Behind ~Chapter 2


The Love Left Behind

©Umu Humairo Cho, 2011

MinKyuMin

©God, Themselves, Belong to each other

Rating : T

Length :

Chaptered ©Chapter 2 ©You and Her

Summary : Well—memperhatikan orang yang kau cintai adalah aktivitas harian barumu? Haha—sungguh! Mengagumkan Cho Kyuhyun🙂

Warning : Straight, Genderswitch, OOC! AU!

A/N : Don’t like don’t read?! If you don’t like straight! Just left this page🙂 Thanks~

.

.

~The Love Left Behind~

~Two~

~You and Her~

.

.

Mungkin Min Hyo bisa mengelak untuk ikut mengantarkan Sungmin berkeliling. Namun tetap saja, ia yang berbohong harus mengawasi sahabat babo-nya macam Kyuhyun itu yang terkadang autis didepan orang yang dia suka.

“Em, Kyu. Koridor anak kelas 3 itu emang cuma di lantai 3 yah?” tanya Sungmin memecah keheningan. Dari jauh Min Hyo memukul dahinya sendiri melihat ke-babo-an Kyuhyun. Ditanya malah diam!

“Kyu,” panggil Sungmin lagi. “Hah? Apaan kak?” kaget Kyuhyun yang akhirnya sadar dari ke-autisan-nya.

“Em apa? Koridor kelas 3 emang cuma di lantai 3 kak. Ya, mereka bebas lah mau ngapain soalnya jarang ada guru yang mau repot-repot naik ke lantai 3 buat nge-nertibin anak kelas 3-nya,” jawab Kyuhyun.

Sungmin tersenyum membuat Kyuhyun meleleh. Rasanya ia ingin sekali memiliki Sungmin.

“Ooh gitu. Berarti enak yah mereka? Hihi.. Eh, kamu kelas 11 apa, Kyu?” jawab serta tanya Sungmin lagi. “Aku? Aku sih anak Bahasa kak. Hehe aneh yah? Orang kayak aku anak bahasa,” jawab Kyu.

Alis Sungmin mengernyit, “Memang kenapa kalo kamu anak bahasa?”

“Karena kalo kata Min Hyo, aku terlalu autis masalah kata-kata apalagi yang menyangkut pelajaran bahasa itu sendiri. Aku sih pengen-nya jadi penulis gitu yah? Min Hyo juga sama tuh, mau jadi penulis. Tapi gimana? Aku aja masih amatir bikin dan nulis cerita. Si Min Hyo ngoceh terus kalo aku salah tulis kata-katanya,” curhat Kyuhyun sepanjang perjalanan ke lantai satu.

Tapi Sungmin mendengarnya dengan detail. Min Hyo mengepalkan tangannya ingin menjitak si Kyuhyun karena menjelek-jelekkan dirinya -bagi Min Hyo-

Mereka terus berjalan berdampingan. Mengobrol satu sama lain dan paling sharing. Tanpa mengindahkan tatapan iri seseorang yang melihat mereka.

Tangan Sungmin mengelus lengan dan rambut Kyuhyun, “Kalo Kyunnie mau pasti Kyunnie bisa kok :)” ujar Sungmin lembut membuat Kyuhyun merona. Tapi Sungmin tak menyadari itu.

“Sip kak! Aku akan berusaha dan nge-buktiin ke Monster cerewet itu kalo aku bisa!” semangat Kyuhyun.

‘Aish! Mati kau Kyu!’ batin Min Hyo.

“Monster cerewet? Siapa?” heran Sungmin. Kyuhyun tertawa menyadari kebodohannya. Yang tahu julukan itu kan hanya keluarganya dan keluarga Min Hyo. “Ne. Monster cerewet itu si Min Hyo, haha abisan dia cerewet sih. Makanya aku manggil dia kayak gitu.”

Dan mereka pun tertawa. Mengabaikan seseorang yang lain yang kini ingin sekali murka. Menceburkan si Kyuhyun ke kolam ikan lele di sekolahnya.

“Awas kau monster jerawat. Mati kau!” ujar Min Hyo dan meninggalkan dua orang yang sudah terlihat akrab itu.

¤¤¤¤¤

“Monster cereweeeet~” panggil Kyuhyun ‘mesra’ pada gadis yang kini sibuk dengan buku komik-nya. Ia menoleh sebentar lalu kembali fokus pada bacaan-nya dan menjawab pelan, “Apaan?”

Dengan sigap Kyuhyun mendudukkan diri disamping sahabat tersayangnya, “Hehe tahu ngga? Tadi gue seneng banget-banget-banget, Hyo! Sumpeh yah tuh kakak, bikin gue jantungan tau!” curhat Kyuhyun semangat. “Hn, gitu? Ooh? Eh! Monster jerawat, awas lo ngomongin gue dibelakang dan nyebut-nyebut gue monster cerewet didepan orang lain. Kalo gue sampe tau, mati lo!” respon Min Hyo. Membuat Kyuhyun tersentak.

‘Anjiiiiir~ matilah gue! Kalo dia tau gue tadi ngomongin dia gimana yak?’ batin Kyuhyun cemas.

“Eh monster jerawat denger kagak?” tanya Min Hyo menyadarkan lamunan Kyuhyun. “Iya monster cerewet. Ngerasa banget-banget-banget di omongin gitu?” goda Kyuhyun.

Min Hyo memutar bola matanya bosan. ‘Lo kira gue kagak tau apa, lek? Dasar monster jerawat buruk rupa!’ batin Min Hyo.

..hening..
Sampai akhirnya..

“Gue bener-bener jatuh cinta Hyo-ah! Sama kak Sungmin!” ujar Kyuhyun berseri.

Min Hyo menatapnya bahagia walau dalam hatinya miris.

Well–inget pepatah kalau cinta itu ngga harus memiliki🙂

~TBC~

Read this chapter? Wanna given me comment? Don’t only read and left this page, but given me like, and comment or anything🙂 thanks for you all so damn.

3 thoughts on “The Love Left Behind ~Chapter 2

My Lirow's Mind~

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s