Don’t Leave Me, Please ~Chapter 4


Don’t Leave Me, Please

©Fujimoto Yumi, 2012

YeWook, KyuMin and EunHae

©God, Themselves, belong to each other🙂

Rating : T, Semi M

Length : Chaptered ©Chapter 4

Summary : Jangan pernah menyerah untuk cinta, cobalah tetap bertahan selama kau bisa, jangan perduli kau sakit atau tidak, tapi, cobalah untuk bertahan untuk orang yang kau cinta.

Warning : Yaoi, BL, BoyXBoy, Shonen-ai! AU! OOC!

A/N : Don’t like don’t read😀 Just Read and Review ^^

.

.

Fujimoto Yumi Present

.

Don’t Leave Me, Please

Chapter 4

.

.

Chapter Sebelumnya—

.

‘BRAKK’

“Umma, appa, gimana keadaan Yesung hyung?” tanyaa seseorang yang ternyata Kibum. Leeteuk menghampiri anaknya dan memeluknya, “Bummie, kakakmu sangat membutuhkan cangkok Jantung Chagi,” jawab Leeteuk seraya menangis di pelukan sang anak.

“Jan—Jantung?” kata seseorang lagi membuat Leeteuk melihat siapa yang datang. Dan seketika ia bertanya pada anaknya, “Bummie, dia siapa?” Tanya Leeteuk. “Dia temanku dan mantannya Yesung Hyung umma,” jawab Kibum,

Leeteuk kaget namun tersenyum, “Siapa namamu?” Tanya Leeteuk seraya mendekati orang itu. “Kim Ryeowook ahjumma, panggil saja Wookie :)” jawab Wookie ramah dan tersenyum. “Nama yang bagus ^^” respon Leeteuk dan tersenyum juga.

Seketika hati Wookie tenang, “Terima kasih ahjuma. Jadi, apa maksudnya? Cangkok Jantung?” tanya Wookie. “Sungie punya penyakit Jantung Wookie-ah,” jawab Leeteuk sedih membuat Wookie memekik kaget, “MWO?”

.

Chapter 4

.

Ryeowook’s POV

.

“Bagaimana bisa?“ kagetku. Aku benar-benar kaget mendengarnya. Leeteuk ahjuma menghampiriku, “Tentu saja bisa Ryeowookie, Yesung punya penyakit jantung sejak dulu,“ jelas Leeteuk ahjuma.

‘DEG DEG’

Ku remas baju bagian dadaku, k-kenapa Sungie tidak bilang padaku waktu kami masih bersama?

Aku berlari meninggalkan ruangannya dan pergi ke taman rumah sakit.

Oh Tuhan, jangan ambil dia, ku mohon.

‘Ddrrrttttt—ddrrrtttt’

“Yeoboseyo, “ kataku menjawab panggilan itu.

“ … “

“Baiklah Sungminie. Aku pulang. Iya Minniee“` kataku dan KLIK, aku memutuskan sambungannya dan berjalan pulang. Lihat di depanku Kibum menghampiriku, “Kau mau kemana Wookie?“ Tanyanya padaku. “Pulang.“ jawabku singkat dan aku meninggalkannya.

.

.

Rumah Sungmin dan Kyuhyun

“AKU GAK MAU DENGER PENJELASAN KAMU LAGI, POKOKNYA AKU MAU KITA CERAI KYU. AKU MAU KITA CERAI. TITIK!“ ku dengar teriakkan Sungmin yang membahana sampai keluar rumah. Hei, bagaimana mungkin bisa Sungmin minta bercerai?

Perlahan ku masuki rumah besar nan mewah itu, Sungmin tengah menangis dan Kyuhyun berusaha meraih Sungmin kepelukannya.

Berkali-kali, Sungmin menepis tangan Kyuhyun yang ingin menyentuhnya, “Jangan sentuh aku Tuan. Cho Kyuhyun yang terhormat. Berhubung ini rumahmu, aku yang akan pergi dari sini dan aku akan mengirimkan surat cerai besok. Dan ku harap kau menandatanginya. Terima kasih.“ ucap Sungmin dan berjalan menuju kamarnya.

Aku menatap mereka bingung. “ Tunggu-tunggu—ada apa ini?“ tanyaku, Sungmin melihatku dan menghampiriku, memelukku, dan menangis di bahuku. “Aku ingin cerai darinya Wookie. Orang itu mengkhianatiku, dia selingkuh..hiks hiks,“ jawab Sungmin dan menunjuk kearah Kyuhyun.

Aku semakin menautkan alisku, “Selingkuh? Dengan siapa Minnie?“ tanyaku lagi padanya sambil sesekali melihat ke arah Kyuhyun. “Tanyakan saja padanya. Aku pokoknya ingin cerai darinya. Titik. Kau ikut aku atau tetap disini bersama si brengsek itu?“ tanya Sungmin padaku, aku menatap Kyuhyun lagi berusaha mencari kebenaran dari semua yang Sungmin bilang,

Heh, kok dia kelihatan gelisah sih? “A-aku, Wookie, a-aku dan Sungmin hanya salah paham,“ elak Kyuhyun. Dan ya aku tahu, dia berbohong. Aku berdecak kesal. “Aish, ada apa sih sebenarnya? Kyuhyun, aku tahu kau berbohong!“ ucapku padanya. Ia menghampiriku dan menarik tangan Sungmin. “Ikut aku sayang,“ ujar Kyuhyun dengan menekankan kata sayang. Dan—

‘BRAKK’

Pintu kamar mereka tertutup rapat. Oh Tuhan, lindungilah Sungmin dari si mesum Kyuhyun. Aamin, doaku dalam hati.

.

Author’s POV

.

‘BRUK’

Kyuhyun menghempaskan Sungmin ke kasur mereka dengan paksa. Sungmin merintih saat punggungnya menabrak kasur di bawahnya. Di atasnya Kyuhyun menatapnya tajam, “Coba kau ulangi kalimat yang kau bilang kau ingin cerai dariku, Heh?“ pinta Kyuhyun. Sungmin menatap suami-nya menantang, “Aku mau kita cerai “ jawab Sungmin dan—

‘PLAK’

Kyuhyun menampar Sungmin keras membuat Sungmin memegang pipinya dan menatap Kyuhyun. Menangis, “Apa salahku Kyu?“ lirih Sungmin membiarkan air mata terjatuh dari mata cantiknya. Kyuhyun mengelus-elus jari-jemarinya di permukaan kulit wajah Sungmin. “Kau bilang ingin cerai dariku? Itu tidak akan pernah terjadi Minnie sayaang~ Malam ini kau harus mendapat ‘hukuman’nya karena kau bilang ingin cerai dariku,“ ucap Kyuhyun dengan seringaiannya membuat  Sungmin menangis.

‘SRET’

Kyuhyun merobek baju Sungmin paksa dan menyapukan lidahnya ke bibirnya, “Kita akan bermain-main sayaang~“ ucap Kyuhyun dan menelusuri tubuh Sungmin yang sekarang sudah tak memakai sehelai benang pun. “A-aku mohon jangan Kyu—jebal Kyu~“ mohon Sungmin dan menangis. Namun Kyuhyun tak mendengarkannya. Justru ia semakin menyentuh sang istri.

“Nghh~“ suara erangan keluar dari mulut Sungmin ketika saat lidah Kyuhyun memasuki mulut indahnya. “Akh—Kyuhyun, aku mohon—akh~ jangan Kyu~“ mohon serta desah Sungmin saat Kyuhyun bermain-main dengan nipple Sungmin, tapi Kyuhyun tak mendengar dan malah semakin menjadi jadi.

Kyuhyun terus menciumi bagian-bagian sensitive Sungmin, Mengulum bibirnya, memilin nipple nya, dan terus bermain-main dengan tubuh Sungmin dan membuat Sungmin pasrah di perlakukan apapun oleh sang suami.

Dan teriakkan itu terdengar, “Arrgghhhh~~“ jerit Sungmin saat Kyuhyun menerobos paksa memasuki dirinya. Mengabaikan Sungmin yang kesakitan di bawah ia.

.

*Di sisi lain – Ryeowook’s POV*

.

Ya Tuhan,

Benar apa yang kutakuti, Kyuhyun menyetubuhi Sungmin dengan paksa.

Sebenarnya apa yang terjadi, kenapa Sungmin ingin ‘bercerai’ dengan Kyuhyun  dan bilang kalau Kyuhyun ‘berselingkuh’. Ku harap besok mereka baik baik saja.

“Sakit Kyuuuuuuuuuuuuuuuuu—aku mohon berhenti Kyuuuu~~“ dan ku dengar suara jeritannya, Ya Tuhan!! Kyuhyun, setidaknya kau bisa bermain lembut kan? Tuhaaan~ lindungi Minnie.

*EunHae Side – Author’s POV*

“Hyuk-ya,“ panggil seorang namja pada istri, namun sang istri hanya mengabaikannya. Ia merasa geram, kemudian ia memanggil kembali sang istri, “Hyuk.“ tapi tetap, ia di abaikan. Sampai akhirnya ia berteriak, “LEE HYUKJAE!“ dan teriakkan itu pun di balas teriakkan, “MWOYA LEE DONGHAE!”

Keduanya terdiam sampai sang suami—Lee Donghae menatap sang istri—Lee Hyukjae tajam. “Kau—“

Hyukjae memotongnya, “Aku apa? Aku apa, Hah?“

Donghae mencibir  membalas pertanyaan sang istri, “Sopan pada suami mu!“

Hyukjae menatapnya menantang, “Cih! Memangnya kau sudah sopan pada istri mu, heh?“  Tanya Hyukjae membuat Donghae menghela napas dan menatap Hyukjae lembut, “Baiklah aku kalah, kau menang. Dengar, aku minta maaf Hyukie—“ ujar Donghae memohon. Hyukjae menautkan alis tak peduli, tapi ketika ia ingin menjawab, “Aku—mmmphhhh~“  Donghae menciumnya dan bertindak lebih.

Tangan Donghae mulai bekerja menggerayangi tubuh sang istri, Hyukjae meminta Donghae berhenti, “Ku—mohon Hae, B-berhentii~ Akh—Lee—Donghae,“ seperti sapaan angin lalu, Donghae tetap menyentuh Hykjae, lebih dan lagi, “Ku—mohon, Lee-Donghae—Akh!“ dan Hyukjae berteriak di saat Donghae tiba-tiba meremas juniornya keras.

.

.

“Dengar Nyonya Lee HyukJae, kau takkan pernah bisa lepas dariku. Dan dengar, aku tak ada hubungan apa-apa dengan Kyuhyun!“ kata Donghae tegas membuat Hyukjae menitikkan air matanya, “Tak ada—hiks, hubungan apa-apa? T-tapi kau berci-ciuman dengannya, Hae,“ respon Hyuk dan menarik selimut ke seluruh badannya. Menutupi bercak-bercak kemerahan yang sesaat lalu Donghae ciptakan.

“A-aku, a-aku tahu aku salah, aku khilaf Hyuk, aku hanya mencintaimu.. Percayalah~“ kata Donghae bangun dari tidurnya dan kembali menindih Hyukjae dengan maksud menatap mata sang istri, “Ku mohon~“ pinta Donghae lagi, Hyukjae menatapnya ragu namun—“I-iyaa,“ dan jawaban itu membuat Donghae puas.

‘Aku tahu Hae, aku terlalu mencintaimu,’ batin Hyukjae dan membiarkan Donghae kembali menjamah setiap inci tubuhnya..

.

.

KyuMin’s House

*KyuMin Side*

“Akh! K-kyu, a-aku moh-emm—hon, hentikaaaaaan, K-kyu-akhh!“ ucap serta erang Sungmin, namun Kyuhyun tak berhenti, ia terus menerus menerobos lubang  Sungmin dan meracau, terus memaju-mundurkan juniornya sehingga Sungmin pun hanya bisa pasrah dan mengelurkan suara erangan juga desahan tak jelas namun seperti meminta lebih.

“Aku-akh, tahu, kau tak-emph, bisa menolakku, Sayaaang~“ kata Kyuhyun dan menyambar bibir Sungmin, mengulumnya dan melumatnya penuh nafsu, Sungmin memukul-mukul dada Kyuhyun memberontak, berusaha melepaskan ciuman maut sang suami.

‘Hiks T.T aku mohon Tuhan, aku mohon lepaskan aku dari suamiku ini, Tuhaaan.. Aku mohon,’ jerit hati Sungmin

“Aaakkhhhh!!“ teriak Sungmin saat tibat-tiba junior Kyuhyun menubruk prostatnya.

.

.

*Ryeowook’s POV*

Aku merinding bukan main, pasti seperti ini jadinya jika mereka bertengkar.. Kyuhyun akan menyetubuhi Sungmin habis-habisan walau hakikatnya Sungmin adalah istrinya. Tapi jika berteriak seperti itu, siapa yang akan tahu, apa saja yang Kyuhyun lakukan pada Sungmin, kenapa rasanya sesakit itu mendengar teriakannya?

Ku mohon lindungi Sungmin, Ya Tuhaan!

Ku mohon..

*Esok hari – Yesung’s POV*

Ku buka mataku yang entah sudah berapa lama terpejam, rasanya berat, namun aku tak tahu apa yang membuatku membuka mataku. Setelah itu yang ku lihat adalah, Umma, Appa dan Kibum, aku tersenyum pada mereka, dan mereka juga tersenyum menatapku.

“Bagaimana keadaanmu, sayang?“ Tanya umma. Aku hanya tersenyum lemah, rasanya dadaku berdetak cepat sekali, seakan-akan organ yang di dalamnya meminta keluar. “Ada apa, sayang?“ Tanya umma lagi, dan aku hanya menggeleng menjawab pertanyaannya.

“Yesungie~ jangan hanya menggeleng dan mengangguk,“ ucap umma dan membelai rambutku dan aku hanya tersenyum, ya, tersenyum pahit merasakan sakit yang tiba-tiba menyerangku lagi.. DAMN IT!!

“Aku tidak apa-apa umma,“ kataku akhirnya, namun ku tahu suaraku amat pelan, “Hyung, aku akan berusaha untuk mencarikan cangkok jantung untukmu—“ ucap Kibum, “ –So, don’t leave us, please. I, Mom and Dad very love you, okay?“ lanjutnya. Aku tersenyum dan mengangguk, “Terima kasih, Kibum-ah.”

*Author’s POV*

Seorang namja berjalan di sepanjang koridor rumah sakit dengan membawa serantang makanan kesukaan seorang pasien yang sedang di rawat di rumah sakit itu. Kini ia benar-benar bertekad untuk mengunjunginya, dan mengetahui keadaannya..

Ia telah sampai, namun ia diam sejenak dan kemudian mengetuk pintu kamar rawat itu, dari dalam seseorang menyahut dan menyuruhnya masuk. Dan ia pun menurutinya.

One thought on “Don’t Leave Me, Please ~Chapter 4

  1. Kyu kok maksa qtu sih?
    sadiis ..
    nih sebenarnya antara hae dan kyu siapa yang mulau duluan?
    hae kah yang mencium duluan?
    adakah flasbacknya?

My Lirow's Mind~

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s